
DOSEN UMN AL WASHLIYAH MEDAN DAN DOSEN IAIN TAKENGON MENDAMPINGI LKP SAS ENGLISH LABORATORY DARI KANAN KEKIRI Drs. Abdul Marif Rambe Asnarni Lubis Syarifah Aini Rambe
Liputan Barokah NEWS – Kemampuan berbicara menjadi salah satu peningkatan kemampuan kognitif murid, dengan mampunya berbicara akan memberikan kesempatan murid dan guru dalam berkomunikasi, adanya kolaborasi menandakan adanya keberhasilan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Mitra yang berfungsi sebagai Lembaga Non-Formal kurang bervariasi dalam meningkatkan kemampuan berbicara murid baik dalam Bahasa Indonesia ataupun Bahasa inggris. LKP menjadi salah satu Lembaga yang membantu Kemendikbud mengembangkan kemampuan murid secara khusus.
Dalam hal ini UMN Al Washliyah Medan (www.umnaw.ac.id) dengan mitra LKP SAS English Laboratory memberikan pendampingan pentingnya memahami perlaku sosial di Masyarakat yang harus disampaikan dalam proses pembelajaran, Drs. Abdul Marif Rambe menyatakan bahwa kegiatan ini sangat erat dengan hasil penelitian yang dipublikasikan mengangkat budaya mandailing salah satunya adalah Makobar (memberi sambutan atau nasehat atau bersyukur) yang biasanya disampaikan dalam adat pernikahan, wisuda atau acara lainnya, makobar memberikan anak muda terbiasa berbicara di muka umum, sehingga ketika ada acara penting, sudah terbiasa bicara formal, artinya disini akan kegiatan ini dapat melatih untuk kepercayaan diri dalam berkomunikasi. Jadi sangat tepat diberikan kepada murid, yang akan terbiasa berbicara dengan baik dan tertata rapi.
Pihak Mitra yang diwakilkan oleh Direktur Muhammad Nuhfan Ritonga, BA yang menyampaikan kegiatan ini memberikan kontribusi mengembangkan kemampuan murid dalam berkomunikasi, sehingga kami di Lembaga akan memiliki variasi belajar untuk meningkatkan kemampuan komunikasi murid, yang nantinya akan dapat diterapkan dalam pembelajaran.
Salah satu peserta Yenni, S.Pd menyatakan kegiatan ini memberikan dampak positif dalam mengembangkan pola mengajar di SAS English Laboratory, sebagai salah satu tutor akan menerapkan dan melanjutkan kegiatan makobar dalam pembelajaran sehingga metode menjadi lebih variative.
Dosen IAIN Takengon, Syarifah Aini menyatakan kegiatan Kerjasama ini akan berkelanjutan dengan mitra LKP SAS English Laboratory, meningkatkan kemampuan komunikasi ini sangat erat kaitannya dengan sikap sosial murid dan akan melahirkan saling menghargai serta menjauhkan dari bullying di Masyarakat sekitar.
Asnarni Lubis, salah satu Dosen UMN Al Washliyah, menyatakan bahwa pendampingan penguatan komunikasi ini dilaksanakan dengan tetap melestarikan kebudayan yang ada di Sumatera Utara, kegiatan yang di akomodir menjadi kegiatan pembelajaran, sehingga SDGs dapat dicapai dengan meningkatkan SDGs nomor 4 kualitas Pendidikan dan EDGs, sehingga belajar bukan hanya sekedar mengembangkan model yang sudah ada namun juga dapat dengan mengintegrasikan kelestariaan Budaya Indonesia.
Dalam hal ini telihat tegas, bahwa Pendidikan bukan hanya diberikan di Lembaga Formal namun juga non-formal membantu Lembaga Formal dalam meningkatkan proses pembelajaran dan meningkatan yang dibutuhkan mencapai visi misi Indonesia.
adat
AKUNTANSI
al-quran
bank
BASIC ENGLISH
BISNIS
digital
E- Filling
ekonomi
etika
HADIS
harta bersama
hukum
hukum. adat
HUKUN
ilmu hukum
indonesia
informasi
INTERNASIONAL
INVESTASI
islam
KARAKTER
karya ilmiah
kesehatan
keuangan
kewarganagaraan
lembaga
manajemen
mandiri
non
online
order
PANCASILA
PASAR MODAL
PENDIDIKAN
PENDIDIKAN ISLAM
pengantar
perekonomian
sejarah
sistem
skripsi
syariah
transformasi
UMKM
Wajib Pajak

























